Iman Kepada Hari Akhir

Hari Kiamat

Hari akhir (kiamat) secara umum adalah mempercayai dan menyakini bahwa seluruh alam semesta dan segala seisinya pada suatu saat nanti akan mengalami kehancuran dan mengakui bahwa setelah kehidupan ini akan ada kehidupan yang kekal yaitu akhirat. Pengertian iman kepada hari akhir/kiamat terbagi dua yaitu pengertian iman kepada hari akhir menurut bahasa dan pengertian hari akhir menurut istilah.
Pengertian iman kepada hari akhir menurut bahasa (etimologi) adalah percaya akan datangnya hari akhir/kiamat. Sedangkan Pengertian iman kepada hari akhir menurut istilah (terminologi) adalah mempercayai dan menyakini akan adanya kehidupan yang kekal dan abadi setelah kehidupan ini.

Macam-Macam Hari Akhir/Kiamat

Hari akhir/kiamat terbagi atas 2 jenis. Macam-macam hari akhir/kiamat adalah sebagai berikut:

Kiamat Sugra (Kiamat Kecil): Pengertian kiamat sugra adalah kejadian hancurnya jagat raya dengan skala kecil, Misalnya tanda-tanda kiamat sugra adalah kematian, bencana alam seperti, tsunami, gempa bumi, banjir, gunung meletus, dan sebagainya. Setelah seseorang mati, rohnya akan berada di alam Barzah atau alam kubur, alam barzah adalah alam antara dunia dan akhirat. Kiamat sugra sering terjadi di lingkungan kita yang merupakan suatu teguran الله ta’ala.

Kiamat Kubra (Kiamat Besar): Pengertian kiamat kubra adalah kejadian hancurnya alam semesta beserta isinya atau hancurnya alam semesta seluruhnya termasuk semua penghuni-penghuninya, seperti manusia, hewan, tumbuhan dan tanda dimulainya kehidupan di akhirat serta Manusia akan mempertanggung jawabkan segala amal perbuatannya yang pernah dibuat sewaktu hidup. Tanda-tanda kiamat kubra adalah munculnya dajjal, matahari terbit dari barat, turunnya ya’juj dan ma’juj.

Tanda-Tanda Hari Akhir/Kiamat

Tanda-tanda hari akhir/kiamat terbagi atas 2 yaitu :

1. Tanda-Tanda Kecil/ Kiamat Kecil
  • Diutusnya Nabi Muhammad SAW sebagai nabi terakhir.
  • Banyaknya terjadi bencana alam, misalnya gempa bumi, tanah longsor, dan lain-lain.
  • Banyaknya jumlah kaum perempuan dibanding laki-laki.
  • Adanya golongan besar yang saling membunuh, namun sama-sama mengakui dirinnya untuk memperjuangkan agama islam.
  • Fitnah yang merajalela dengan menimpa kehidupan manusia.
  • Banyaknya jumlah pembunuhan disebabkan hal yang sepele atau kecil.
  • Segala hal atau urusan dipegang oleh bukan ahlinya.
  • Manusia tidak memperdulikan lagi ilmu agama.
  • Adanya Laki-laki telah menyerupai wanita atau sebaliknya.
  • Timbulnya pergaulan bebas antara laki-laki dan perempuan.
  • Merajalelanya kemaksiatan.
  • Minuman keras yang merajalela.
2. Tanda-Tanda Besar/Kiamat Besar
  • Munculnya binatang-binatang yang dapat bicara.
  • Al-Qur’an tidak dianggap lagi sebagai pedoman hidup, melainkan hanya sekadar bahan bacaan biasa.
  • Munculnya Ya’juj dan Ma’juj, yaitu bangsa yang gemar dengan membuat kerusakan dibumi.
  • Banyak manusia yang menjadi kufur dan murtad.
  • Munculnya dajjal. Makhluk penyebar fitnah yang membuat manusia meninggalkan agama islam.
  • Matahari terbit dari barat dan terbenam dari arah timur.

Fungsi Iman Kepada Hari Kiamat

  • Menyadari bahwa alam seisinya akan hancur lebur maka setiap orang muslim harus banyak melakukan amal kebaikan serta menjauhi segala amal perbuatan yang tidak baik atau menjauhi larangan الله swt.
  • Mengingat bahwa hidup di dunia ini merupakan sawah ladang kehidupan alam akhirat atau merupakan jembatan untuk menuju ke alam akhirat maka kita harus membelanjakan atau menginfakkan sebagian harta untuk menghindari diri dari sifat rakus, tamak, dan kikir.
  • Berani dan tidak takut mati karena membela agama, serta menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam.
  • Tidak iri terhadap kenikmatan yang diperoleh orang lain.
  • Dapat menenteramkan jiwa orang yang mendapat perlakukan kurang adil.

Peristiwa-Peristiwa Setelah Hari Akhir/Kiamat

1. Yaumul Barzah

Barzakh secara bahasa berarti pembatas atau dinding. Pengertian yaumul barzah adalah hari penantian manusia di alam kubur setelah meninggal. Barzah batas atau perantara antara alam dunia dan alam akhirat. Di alam inilah manusia akan menunggu hari kebangkitan. Kejadian-kejadian yang akan dihadapi manusia di alam barzah adalah pertanyaan dari malaikat Munkar dan Nakir. Manusia akan diperiksa amal perbuatannya dan keimanannya ibadahnya oleh malaikat tersebut.

2. Yaumul Ba’as

Hari bangkitnya seluruh makhluk dari kuburnya, sejak manusia pertama hingga berakhir.
الله ta’ala berfirman,

وَأَقۡسَمُواْ بِٱللَّهِ جَهۡدَ أَيۡمَـٰنِهِمۡ‌ۙ لَا يَبۡعَثُ ٱللَّهُ مَن يَمُوتُ‌ۚ بَلَىٰ وَعۡدًا عَلَيۡهِ حَقًّ۬ا وَلَـٰكِنَّ أَڪۡثَرَ ٱلنَّاسِ لَا يَعۡلَمُونَ

Mereka bersumpah dengan nama الله dengan sumpahnya yang sungguh-sungguh: “الله tidak akan membangkitkan orang yang mati”. [Tidak demikian], bahkan [pasti الله akan membangkitkannya], sebagai suatu janji yang benar dari الله, akan tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahui”
(Q.S. An Nahl :38)

الله ta’ala juga berfirman,

وَنُفِخَ فِى ٱلصُّورِ فَإِذَا هُم مِّنَ ٱلۡأَجۡدَاثِ إِلَىٰ رَبِّهِمۡ يَنسِلُونَ

Dan ditiuplah sasangkala, maka tiba-tiba mereka ke luar dengan segera di kuburnya (menuju) kepada Tuhan mereka”
(Q.S. Yaasin :51)

3. Yaumul Hasyr (Hari berkumpulnya manusia)

Tahap dimana manusia digiring ke suatu tempat yang bernama Padang Mahsyar setelah kebangkitan dari kubur.

الله ta’ala berfirman,

وَيَوۡمَ نُسَيِّرُ ٱلۡجِبَالَ وَتَرَى ٱلۡأَرۡضَ بَارِزَةً۬ وَحَشَرۡنَـٰهُمۡ فَلَمۡ نُغَادِرۡ مِنۡہُمۡ أَحَدً۬ا

Dan [ingatlah] akan hari [yang ketika itu] Kami perjalankan gunung-gunung dan kamu akan melihat bumi itu datar dan Kami kumpulkan seluruh manusia, dan tidak Kami tinggalkan seorangpun dari mereka”
(Q.S. Al Kahfi : 47)

4. Yaumul Hisab (Hari Perhitungan)

Hari manusia dihisab, dihitung dan ditimbang amal perbuatannya selama di dunia.

الله ta’ala berfirman,

وَنَضَعُ ٱلۡمَوَٲزِينَ ٱلۡقِسۡطَ لِيَوۡمِ ٱلۡقِيَـٰمَةِ فَلَا تُظۡلَمُ نَفۡسٌ۬ شَيۡـًٔ۬ا‌ۖ وَإِن ڪَانَ مِثۡقَالَ حَبَّةٍ۬ مِّنۡ خَرۡدَلٍ أَتَيۡنَا بِہَا‌ۗ وَكَفَىٰ بِنَا حَـٰسِبِينَ

Kami akan memasang timbangan yang tepat pada hari kiamat, maka tiadalah yang dirugikan seseorang barang sedikit pun. Dan jika (amalan itu) hanya seberat biji sawi pun pasti kami mendatangkan (pahala) nya. Dan cukuplah Kami sebagai pembuat perhitungan. ”
(Q.S. Al-Anbiya : 47)

5. Yaumul Jaza’ (Hari Pembalasan)

Hari ketika الله ta’ala memberi keputusan kepada manusia. Balasan yang akan di berikan الله SWT sangat tergantung pada jenis amal yang telah di lakukan selama hidup di dunia. Jika amalnya baik, maka balasannnya berupa pahala dan surga. Sedangkan jika amalnya buruk, maka balasannya adalah siksa neraka.

6. Surga dan Neraka

Surga adalah tempat yang penuh dengan berbagai kenikmatan, yang disediakan الله bagi orang-orang yang bertakwa, Sedangkan Neraka adalah tempat yang penuh dengan berbagai siksaan, yang disediakan الله bagi orang-orang yang durhaka.

Hikmah Beriman Kepada Hari Akhir/Kiamat

  • Memperkuat keyakinan bahwa الله SWT Maha Kuasa dan Maha Adil.
  • Memberikan dorongan untuk membiasakan diri dengan sikap dan perilaku terpuji (akhlaqul-karimah) dan menjauhkan diri dari sikap serta perilaku tercela (akhlaqul-mazmumah)
  • Memberi dorongan untuk bersikap optimis dan tawakal, serta sabar meskipun tertimpa berbagai kemalangan.

Akhi (أخي)

admin at KotakMuslim

A humble guy who is proud being a Muslim. Follow us on Twitter @kotakmuslim.

Baca Juga...